Review Fujitsu F02H – Kurang Cocok Buat PUBG

No comments

Hallo sobat kecil semua, kali ini Sikecil mau review hp nih, yaitu salah satu hp docomo yang lagi naik daun di Indonesia, Fujitsu Arrow NX F02H.


Saya mendapatkan hp ini dengan harga 700.000 sudah termasuk ongkos kirim yang saya beli lewat online shop. Saya tergiur dengan spesifikasi yang diberikan oleh hp ini, dengan harga 700rb, namun dengan spesifikasi layaknya smartphone dengan harga diatas satu juta.

Setelah menunggu sekitar 3 hari akhirnya fujitsu f02h sampai dirumah. Dan saatnya kita mereview smartphone mid end ini. Apakah dengan f02h saya bisa GG main pubgnya, karena memang patokan saya dalam memilih hp gaming adalah dengan main PUBG.

Chipset

Fujitsu f02h ini termasuk smartphone mid end ya kawan kawan, meskipun dengan spesifikasi yang begitu mewah tapi di jepang hp ini termasuk mid end. Performa hp ini disokong dengan prosesor Qualcome snapdragon 808 MSM8992 (64-bit).

Layaknya samrtphone mid end lainnya, prosesor ini terbilang cukup panas untuk digunakan bermain game, meskipun sudah menggunakan struktur 64-bit. 64-bit sebetulnya untuk mempermudah prosesor melakukan multi tasking saja.

Prosesor tersebut dibekali dengan 6 buah mesin atau hexa core 1.8 Ghz dengan rincian; Quadcore Cortex A53 + dualcore Cortex A57. Bagi saya ini sudah memuaskan, karena dengan harga segitu biasanya kita hanya mendapatkan quadcore prosesor saja. Penggunaan multitasking sangatlah riingan dan cepat dan tidak terlalu menghasilkan panas berlebih.

Untuk mengolah grafis hp ini dibekali GPU Adreno 418 @ 600 Mhz meskipun termasuk kelas mid end tetapi gpu ini cukup baik untuk mengolah resolusi HD karena sudah menggunakan jenis ARM Big Little. Buktinya layar hp ini sudah menggunakan layar dengan resolusi 1440x2560 yang termasuk HD.

Yang menjadi andalan fujitsu f02h ini adalah RAM 3gb yang cukup memuaskan untuk multitasking. Untuk gaming juga sudah lumayan memberikan kenyamanan. Ditamah lagi internal memori sebesar 32 GB yang bisa memuat puluhan game HD.

Jaringan dan Sensor

Jaringan jangan diragukan lagi, mengingat smartphone ini diproduksi pada tahun 2015 keatas tentu sudah menggunakan jaringan 4g LTE dengan lebar pita LTE 800, 1500, 1800, dan 2100. Harusnya pada jaringan itu kita sudah bisa menggunakan kartu gsm smartfren.

Sensor kamera menggunakan sensor Exmor RS buatan Sony dengan fitur ISO 100-2500, aperature F/2.0. auto focus, CMOS sensor, HDR, Touch Focus dan face detection. Dengan resolusi lensa sebasar 22 MP, 5334X4016. Namun untuk merekam video hanya mampiu sampai 30fps saja.

Sensor lain yang dimiliki adalah : Accelerometer, Ambient Light, Compas, Proximity. Gyroscope. Saya rasa sudah cukup complit ya dibidang sensor. Ada tambahan lagi, hp ini juga sudah menggunakan sensor iris scanner layaknya Iphone sebagai keamanan devicenya.

Test Main PUBG

Dengan spesifikasi yang diberikan saya merasa yain kalau f02h ini cocok untuk main PUBG dengan resolusi medium, resolusi high hanya didapatkan pada chipset snapdragon 615 keatas karena sudah menggunakan adreno minimal 506.

Ditambah lagi ram sebesar 3GB yang cukup mampu untuk menyokong jalannya game PUBG. Untuk urusan prosesor juga janagn kuatir meskipun cepat panas namun kuat untuk bermain PUBG.

Namun pada kenyatannya, Fujitsu F02h tidak bisa melibas pUBG dengan smooth. Dengan gpu 418 wajar saja bagi saya hanya mendapatkan kualitas graphic medium, juga dengan prosesor qualcome 808 wajar saja bagi saya ketika hp ini cepat panas untuk main game. Akn tetapi System yang digunakan oleh hp inilah yang membuat pubg tidak bisa berjalan dengan smooth.

Mungkin pada match pertama berjalan dengan baik tanpa ada gangguan framedrop dan lain-lain, namun ketika sudah dua kali permainan dan hp sudah mulai mengeluarkan suhu panas maka disitulah terjadi frame drop. Parahnya lagi frame drop bukan terjadi ketika bertemu musuh, ketika sedang looting di tempat sepi pun terjadi frame drop, padahal settingan sudah rata kiri namun tetap saja terjadi frame drop.

Ditambah lagi, ketika panas hp sudah berlebih maka yang terjadi adalah charger tidak akan mengisi, mau tidak mau harus berhenti main pubg. Dan menunggu sampai panas dari hp mereda. Bahkan untuk main game Mobile Legend yang relatih ringan pun hp ini masih terjadi lagging kurang mulus padahal settingan dibuat rata kiri juga.

Pada akhirnya, saya rasa hp ini tidak cocok buat main game hd, hanya cocok untuk penggunaan sosial media dan multi tasking saja dan game game ringan.

Menurut saya hal ini karena sytemnya yang terlau buruk, mungkin jika ada yang berhasil membuat customrom akan sangat cocok untuk main game hd. Sekian dulu review kali ini sampai jumpa di review berikutnya dah...

No comments

Post a Comment